Skip to main content

Puisi : Tenung

Dalam rindu ku merenung
Tentang cinta dan duka nan menggunung
Duka yang sejatinya tak terbendung
Hati yang luka dan berbelatung

Ketika cinta menjadi nista
Si Jundai tersenyum manis
Wahai puan nan cantik rupawan
Wahai Puan nan manis berseri
Sekarang terimalah takdirmu
Inilah tenungku

Matilah bersama tenungku..

Bersama engkau pemberi noda
Pembawa bala dan petaka
Penggores luka nan durjana

Sebab hati telah bergerimis
Lantaran penolakan nan sadis
Melahirkan dendam nan bengis

Nikmatilah gelak tawamu malam ini
Sebab esok tangislah yang menghiasi
Tiada lagi senyuman mentari nan menawan

Adakah engkau menyadari? 
Kurafat cinta yang akan melukai
Tenung kejam pemuda patah hati

Tangis pilu di sepanjang hidupmu
Sebab engkau terlalu pongah
Menolak cinta nan megah

Jika cinta suci tak terbalaskan
Sebab itulah kau ku nistakan
Dalam kesesatan, kau ku sirnakan!


Comments

Popular posts from this blog

Culture-Heritage Ranah Minang : Mengenal Filosofi dan Esensi Rangkiang di Rumah Gadang

Apabila berbicara tentang kehidupan masyarakat Minangkabau, kita menemukan beragam kearifan yang terkadang menunjukkan betapa tajamnya filosofi kebudayaan Minangkabau dalam menyelesaikan persoalan kehidupan. Di antara bentuk kebudayaan tersebut adalah pendirian Rangkiang di bagian depan Rumah Gadang. Rangking merupaka padi yang sengaja didirikan untuk menyimpan hasil panen pada satu musim dan biasanya difungsikan untuk berjaga-jaga. Dahulunya,sebagian besar masyarakat Minangkabau memang menerapkan sistim tanam yang menyesuaikan dengan musim, apalagi mayoritas lahan di Minangkabau adalah tadah hujan. Rangkiang berperan penting dalam menjaga persediaan selama musim kemarau atau setelah musim panen, serta juga bisa dijual sekiranya ada kebutuhan mendesak yang tidak dapat diduga-duga. Namun, semenjak perkembangan teknologi pertanian dan pesatnya pembanguan infrastruktur pertanian seperti irigasi, Rangkiang sudah tidak lagi difungsikan secara optimal. Masyarakat yang bisa be...

Rumah Gadang Koto Marapak : Destinasi Impian Dengan Edukasi Dan Kenangannya

photo by : Mohammad Aliman Shahmi Ketika tren berwisata terus meningkat,masyarakat mulai menyadari bahwa wisata itu tidak sekadar bermain, bersantai, serta memanjakan mata dan rasa pada sebuah atraksi di sebuah destinasi dan objek wisata. Namun, wisata semakin dikenal sebagai sebuah aktivitas yang mengedepankan sisi pengalaman ( experience ) dan edukasi. Oleh sebab itu kita saat ini mengenal istilah-istilah terkait kegiatan wisata seperti eduwisata, agrowisata, atau wisata minat khusus. Di mana yang sama-sama kita ketahui bahwa kegiatan wisata seperti ini adalah kegiatan yang eksklusif, penuh makna, dan ada hal baru yang bisa ditemukan dari kegiatan tersebut. Konsep wisata ini banyak sekali terdapat di ranah Minang, di antaranya adalah Rumah Gadang. Jangan berfikir dahulu, wisata Rumah Gadang di sini hanya yang memperlihatkan nilai estetika seperti di Istano Basa Pagaruyung atau Rumah Gadang di    kampung seribu Rumah Gadang di Solok Selatan, namun konsep wisata di...

GEOHERITAGE TARUSAN KAMANG : JEJAK – JEJAK BATUAN LAUT PURBA KAMANG MENGUNGKAP CERITA TAMBO MINANG ??

JEJAK – JEJAK BATUAN LAUT PURBA KAMANG MENGUNGKAP CERITA TAMBO MINANG ?? Lokasi jejak – jejak batuan purba masih berada disekitar Kamang hingga perbatasan dengan daerah Baso, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Berada di sekitar kelurusan sesar Semangko. Litologi yang di teliti di daerah ini adalah batu gambing terumbu / karbonat yang berumur perm- karbon. BATUAN LAUT KENAPA JADI BUKIT –BUKIT SEKARANG?? Karbonat ini terekspos atau tersingkap akibat dari uplifting dari tekanan tektonik Lempeng Eurasia dan Lempeng Hindia-Australia yang membuat fore arc di muka depan pulau Sumatera. Namun, sebagian ataupun spot-spot karbonat masih terangkat, seperti yang dilihat sekarang ini. Sesar Semangko yang dekstral ini memotong antara karbonat dan metamorf. Pada pengamatan lapangan batugamping ini memiliki rongga yang besar sehingga tampak stalagtite dan stalagmite. Serta lapangan ini belum terekspos keluar secara meluas. Tambo minang yang menjelaskan sumatera terlihat ...